Monday, 20 April 2009

The Last Day of 15

This is my last day as a 15-years-old girl.

Tomorrow, I'm 16. Ehem. Tua deh. (Sok tua)

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARGH Serius yaaaa gue nggak mau jadi orang dewasa. Gue maunya jadi anak kecil terus. Bodo. Pengen banget ke Neverland. Tau kan? Tau lah. I don't wanna grow up, I don't wanna being an adult. I wish I'm a kid, forever. Tapi ya nggak mungkin lah. Growing up is a must. Apa jadinya dunia kalo isinya anak kecil semua? Hmmm.

But yeah, one more time. I wish I'm a kid forever. Hidup anak kecil kayaknya indah banget kan yaa? Enteng. Nggak usah mikirin segala macem yang berat-berat. Nggak usah ngerjain PR Trigonometri, PR Sosiologi (yang menumpuk), PR-PR yang lain which is tai banget. Bisa main seenak jidat, dan kalo ada yang nggak lo senengin, lo tinggal nangis dan orang-orang di sekitar lo bakal nanya, "Kenapa?", lo tinggal bilang kenapa, and everything's gonna be better. Lah sekarang? Kalo nangis, pasti orang-orang malah pada bilang: "Udah gede nangis-nangis. Cengeng lo."

Tapi, ya mau nggak mau.
Harus.

I must think more mature. Berpikirlah dewasa, wahai Gabriella.

Tapi susah.

Tapi harus. Meskipun susah, harus.

Jadi, di umur gue yang (besok) nambah, resolusi yang utama adalah:
Being more mature.

Terus, gue pengen banget jadi seorang Gaby yang lebih baik. Jauh lebih baik.

Gue sadar gue kebanyakan bengong dan menghayal. Daydreaming.. oh daydreamiiiiiiiiing.. Dapet banyak inspirasi sih. Tapi, yang gue mau: Nggak cuman kebanyakan bengong, lakukan sesuatu. Jangan sia-siakan waktu (alah). Kalo ide cuman disimpen di kepala, apa artinya?

Gue mau jadi orang yang lebih care sama sekitar gue. Maaf yaaaaaa, kalo anda-anda ngerasa gue terlalu cuek. Kadang-kadang gue terlalu asik dengan dunia gue sendiri dan nggak merhatiin orang-orang di sekitar gue. Huah. Gue mau lebih merhatiin keluarga, sahabat-sahabat, dan Neriz. Huhuhu. Janji.

Gue mau menghilangkan kebiasaan buruk gue di masa lalu dengan total. Nggak usah dibahas apa.

Gue mau lebih deket sama Tuhan. Huhu. God, forgive me, the sinner.

Gue mau bikin orang-orang yang gue sayang seneng. Pengen banget.

Dan masih banyak lagi yang gue pengenin.

Well, my birthday wish is:
"Semoga semua harapan-harapan gue yang bejibun itu terkabul semua! AMIN"

Hahahaha. Mangkak banget. Sama aja kayak dulu pas SD, pas jaman-jamannya gue masih baca majalah Bobo. Ada satu rubrik yang namanya Uji Imajinasi. Tau kan? Di rubrik itu, ada pertanyaan, dan kita haru ngejawab pertanyaan itu berdasarkan imajinasi kita.

Pertanyaan di salah satu edisi: "Apa yang kamu minta dari Nirmala kalo kamu boleh minta permintaan?" (Nirmala itu tokoh peri baik hati yang punya tongkat sihir) Sementara anak-anak yang ada di rubrik itu menjawab dengan jawaban yang begitu mulia, contohnya: "Aku mau Indonesia jadi negara maju dan damai selalu" atau "Aku mau nggak ada lagi orang miskin di dunia", bahakan "Aku pengen jadi rangking 1 terus", dalam hati gue jawab:
"Aku mau minta tongkatnya Nirmala aja deh."

Buahahahahaha. Itu pemikiran gue waktu kelas 2 atau 3 SD. Udah keliatan mangkaknya. Hahahahahahaha.

So, di hari terakhir gue berumur 15 tahun, gue pengen banget nggak menyia-nyiakan waktu. Hehe.

Well,
Happy becoming birthday to me :D

PS:
Gue pengen banget deh dikasih cupcakes pas ulang tahun. Hahahaha

No comments: